Sejarah SMAN 1 Sindangbarang
Nama Sindangbarang berasal dari bahasa Sunda, yaitu sindang yang berarti singgah dan barang yang berarti benda. Dengan demikian, Sindangbarang dapat diartikan sebagai tempat persinggahan berbagai jenis barang.
Kesadaran akan pentingnya pendidikan menengah atas di wilayah Sindangbarang mulai terwujud setelah terbitnya SK Bupati Kepala Daerah Tingkat II Cianjur tahun 1981 (Ir. Arifin Yusup) yang menetapkan bahwa di wilayah V Sindangbarang harus ada sekolah umum tingkat atas. Berdasarkan keputusan tersebut, Muspika Kecamatan Sindangbarang yang dipimpin oleh Bapak M. Sadam mendirikan SMA Persiapan Negeri yang menginduk ke SMA Negeri Sukanagara. Sekolah ini dipimpin oleh Drs. Dadang Wahidin dengan dukungan mahasiswa KKN UNPAD di bawah pimpinan Drs. Koko Rosidin. Pada tahun pertama jumlah siswanya mencapai sekitar 200 orang.
Namun, timbul persoalan mengenai status pengindukan ke SMA Negeri Sukanagara yang menyebabkan kebingungan dalam pelaksanaan ujian siswa. Untuk mempertahankan keberadaan sekolah, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, serta pemerintah dari tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi berupaya mencari jalan keluar. Akhirnya, sekolah ini berubah status menjadi SMA PGRI Sindangbarang di bawah pimpinan Bapak Nanay Said.
Pada tahun 1983/1984, sekolah kembali berubah status menjadi SMA Negeri Sindangbarang yang menginduk ke SMA Negeri 1 Cianjur di bawah pimpinan Drs. Maryono. Berdasarkan Surat Keputusan tanggal 20 November 1984, secara resmi berdirilah SMA Negeri 1 Sindangbarang. Pada periode 1996/1997, nomenklatur sekolah mengikuti kebijakan nasional dan berubah menjadi SMU Negeri 1 Sindangbarang, lalu kembali lagi menjadi SMA Negeri 1 Sindangbarang.
Sekolah ini dibangun di atas tanah seluas 15.000 m² yang dibeli dari Ibu Tati (alm.) melalui swadaya masyarakat dengan prakarsa Camat M. Sadam. Lokasinya berada di Jalan Raya Timur Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, sekitar 120 km dari pusat kota Cianjur dengan waktu tempuh kurang lebih 5 jam perjalanan.
Walaupun berada di daerah pesisir selatan yang relatif jauh dari pusat kota, SMA Negeri 1 Sindangbarang berhasil membuktikan kualitasnya dengan banyak siswa yang diterima di perguruan tinggi negeri melalui berbagai jalur. Sejak berdiri, sekolah ini juga aktif dalam meraih prestasi, baik di bidang akademik, seni, maupun olahraga, mulai dari tingkat kabupaten hingga provinsi.
Kepemimpinan sekolah dari masa ke masa tercatat sebagai berikut:
- Kusnadi B.A. (1984–1988)
- Herly Sukarhi B.A. (1988–1990)
- Drs. Djadjuli S. Vijaya (1990–1993)
- Drs. Moh. Tayun (1993–1995)
- Drs. Djuwari (1995–1997)
- Drs. Helvy Naldi M. (1998)
- Drs. Hidayat (1998–2000)
- Drs. Aan Suwandi (2000–2002)
- Setiawan, S.Pd. (2002–2006)
- Drs. A. Zaenal M. (2006–2010)
- Dra. Hj. Ai Sri Rahayu, M.Pd. (2010–2011)
- Haruman Taufik K., S.Pd., M.M.Pd. (2011–2014)
- Tapip, S.Pd., M.Pd. (2014–2017)
- Pipin Ahmad Sarbini, S.Pd. (2017–2019)
- Dr. Benny Ahmad Benyamin, M.Pd. (2019–April 2024)
- Plt. Kicky Uceu Wardani, M.Pd. (April–September 2024)
- Plt. Ratih Dewiana, S.Pd. (Oktober 2024–Maret 2025)
- Plt. Deden S., S.Pd., M.M. (April–September 2025)
- Plt. Ahmad Abdul Wahab, S.Pd. (September 2025–sekarang).
Dengan sejarah panjangnya sejak awal 1980-an, SMA Negeri 1 Sindangbarang menjadi salah satu simbol perjuangan masyarakat pesisir Cianjur dalam menghadirkan akses pendidikan menengah atas, sekaligus bukti bahwa dari wilayah terpencil dapat lahir generasi muda yang berprestasi.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
JADWAL PSAJ SISWA TAHUN PELAJARAN 2025/2026
PSAJ Tahun Pelajaran 2025/2026 akan berlangsung mulai tanggal 02-06 Maret 2026. Berikut yang harus dipersiapkan sebelum mengikuti PSAJ: Aplikasi Exam Smansi bisa di download pada Lin
INFO PENILAIAN SUMATIF AKHIR JENJANG TP 2025/2026
KALENDER PENDIDIKAN Rangkaian kegiatan Penilaian Sumatif Akhir Jenjang akan dimulai pada tanggal 02-06 Maret 2026. Penilaian Sumatif Akhir Jenjang terdiri atas: 1. Portofolio nila
50 BESAR NILAI PSTS TERTINGGI KELAS XII
Perjalanan belajar bukan sekadar tentang angka di rapor, melainkan tentang proses, usaha, dan tekad untuk terus menjadi lebih baik. Setiap langkah kecil menuju prestasi adalah bukti ker
50 BESAR NILAI PSTS TERTINGGI KELAS XI
Perjalanan belajar bukan sekadar tentang angka di rapor, melainkan tentang proses, usaha, dan tekad untuk terus menjadi lebih baik. Setiap langkah kecil menuju prestasi adalah bukti ker
50 BESAR NILAI PSTS TERTINGGI KELAS X
Perjalanan belajar bukan sekadar tentang angka di rapor, melainkan tentang proses, usaha, dan tekad untuk terus menjadi lebih baik. Setiap langkah kecil menuju prestasi adalah bukti ker
